Furnitur kayu dibuat melalui serangkaian langkah yang mengubah kayu mentah menjadi potongan -potongan fungsional dan estetis. Berikut adalah ikhtisar dari proses 1. Konsep Desain dan Perencanaan dan Desain: Desainer membuat rencana atau cetak biru untuk furnitur, mempertimbangkan fungsionalitas, gaya, dan bahan. Pilihan Bahan: Jenis kayu dipilih berdasarkan desain. Pilihan umum termasuk kayu keras (oak, maple, walnut) dan kayu lunak (pinus, cedar). 2. Persiapan Sumber Kayu: Kayu bersumber dan dipotong menjadi potongan -potongan yang dapat dikelola. Bumbu dan pengeringan: Kayu dikeringkan (dikeringkan atau dikeringkan udara) untuk mengurangi kadar air, mencegah warping atau retak. Cutting to Ukuran: Potongan kayu yang lebih besar dipotong menjadi dimensi yang lebih kecil dan tepat menggunakan gergaji. 3. Membentuk dan Bergabung Membentuk: Alat seperti router, perencana, dan pahat membentuk kayu menjadi komponen seperti kaki, panel, atau atasan. Bengkel: Potongan bergabung dengan menggunakan teknik seperti pas, mortise-and-tenon, atau dowels untuk memastikan kekuatan dan daya tahan. Glueing: Lem kayu diterapkan untuk meningkatkan stabilitas. Pengencang: Sekrup atau kuku dapat ditambahkan untuk penguatan. 4. Fitting Assembly: Semua komponen dirakit untuk membentuk struktur furnitur. Penjepit: Klem menyatukan potongan -potongan sementara lem mengering, memastikan keberpihakan yang tepat. 5. Pengamplasan dan Pengamplasan Finishing: Permukaan dihaluskan dengan amplas atau mesin, memastikan tekstur yang merata. Pewarnaan: Pewarnaan opsional meningkatkan biji -bijian dan warna alami kayu.
Lihat lebih banyak
0 tampilan
2024-11-22